12 Sep 2026 By: Gede Astawan

Ringkasan Jaman Prasejarah di Bali

 Ringkasan Jaman Prasejarah Pulau Bali Secara Sistematis

Berikut ini disajikan ringkasan masa prasejarah di Bali dengan gaya linimasa naratif yang mudah dimengerti dengan berdasarkan pada bukti berupa penemuan artefak.

1. Zaman Paleolitikum (Batu Tua)

  • Perkiraan Waktu: Sekitar 500.000 – 10.000 SM.

  • Ciri Kehidupan: Manusia purba hidup berpindah-pindah (nomaden), bergantung penuh pada alam dengan berburu dan mengumpulkan makanan (hunting and gathering).

  • Lokasi Penemuan: Buleleng (Sembiran, Trunyan, dan Patas).

  • Jenis Alat/Peninggalan:

    • Kapak genggam (hand axe)

    • Kapak perimbas

    • Alat-alat serpih (flakes) dari batu kasar

2. Zaman Mesolitikum (Batu Madya)

  • Perkiraan Waktu: Sekitar 10.000 – 4.000 SM.

  • Ciri Kehidupan: Manusia mulai memanfaatkan gua-gua alam sebagai tempat tinggal sementara (abris sous roche) dan mengenali sistem pemakaman yang masih sangat sederhana.

  • Lokasi Penemuan: Jembrana (Gua Selonding), Jimbaran, dan Trunyan.

  • Jenis Alat/Peninggalan:

    • Alat serpih batu yang pengerjaannya lebih halus

    • Alat-alat dari tulang hewan dan tanduk

3. Zaman Neolitikum (Batu Muda)

  • Perkiraan Waktu: Sekitar 4.000 – 1.000 SM.

  • Ciri Kehidupan: Terjadi revolusi kebudayaan. Manusia mulai menetap di desa-desa kecil, bercocok tanam, dan memelihara hewan ternak.

  • Lokasi Penemuan: Buleleng (Sembiran dan Pedawa) serta Jembrana (Cekik).

  • Jenis Alat/Peninggalan:

    • Kapak persegi dan beliung persegi yang sudah diasah atau diupam sampai halus

    • Perhiasan dari gelang batu

    • Gerabah tanah liat polos

4. Zaman Megalitikum (Kebudayaan Batu Besar)

  • Perkiraan Waktu: Sekitar 2.000 – 500 SM (bahkan berkembang terus dan menyatu dengan tradisi lokal).

  • Ciri Kehidupan: Muncul sistem kepercayaan yang kuat terhadap roh leluhur (animisme). Masyarakat membangun struktur berbatu besar sebagai sarana penghormatan dan tempat pemakaman.

  • Lokasi Penemuan: Gianyar (Bedulu dan Pejeng), Tabanan (Pupuan), dan Bangli.

  • Jenis Alat/Peninggalan:

    • Sarkofagus: Peti jenazah dari batu tunggal (sangat melimpah di Bali, sering kali dipahat menyerupai bentuk wujud manusia atau bertanduk)

    • Menhir (tugu batu)

    • Punden berundak

    • Dolmen (meja batu)

5. Zaman Perundagian (Masa Logam / Logam Awal)

  • Perkiraan Waktu: Sekitar 500 SM hingga Abad ke-8 Masehi (sampai ditemukannya bukti tulisan pertama).

  • Ciri Kehidupan: Masyarakat sudah sangat maju dengan spesialisasi pekerjaan (munculnya kelas pengrajin logam), perdagangan antarpulau yang pesat, dan teknologi peleburan perunggu serta emas.

  • Lokasi Penemuan: Pejeng (Gianyar), Sembiran (Buleleng), dan Gilimanuk (Jembrana).

  • Jenis Alat/Peninggalan:

    • Nekara Perunggu "Bulan Pejeng": Nekara cetakan tunggal terbesar di dunia yang disimpan di Pura Penataran Sasih, Pejeng

    • Tajak (alat pertanian) dan senjata dari perunggu

    • Cetakan batu (bivalve) untuk membuat alat logam

    • Perhiasan emas dan koin kepeng kuno (pis bolong)

Nah, setelah jaman perundagian ini yakni di sekitar abad ke 8 masehi, jaman prasejarah di Bali berakhir yang ditandai dengan adanya penemuan bukti tulisan yaitu tepatnya penemuan tablet tanah liat (Cap Stupika Pejeng) abad ke-8 M dan penemuan prasasti tertua yaitu Prasasti Sukawana A berangka tahun 882 M.

Nah demikian ringkasan jaman prasejarah di Bali secara urutan sistematis yang mudah dipahami dan dipelajari.

0 komentar:

Posting Komentar